SEMARANG – Rumah Zakat Jawa Tengah bersama Yayasan Mardi Waluyo menggelar program Khitan Massal pada hari Sabtu (13/12/2025). Program ini dilaksanakan di aula lantai 3 Klinik Cita Sehat. Ada sebanyak 25 anak yang akan melaksanakan khitan hari ini, beberapa di antaranya adalah anak difabel.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan oleh Branch Manager Rumah Zakat yaitu Joko Kuatno. Pihaknya menyampaikan rassa terima kasih kepada mitra kerja Yayasan Mardi Waluyo atas program khitan massal ini.
“Terima kasih kepada Yayasan Mardi Waluyo atas kerja sama penyelenggaraan Khitan Massal tiap tahun. Alhamdulillah anak-anak dhuafa juga dengan kategori difabel dapat mengikuti khitan dengan baik,” tuturnya,
Sambutan berikutnya disampaikan oleh pengurus Yayasan Mardi Waluyo, Handayu. Ia berharap program ini bisa terselenggara setiap tahunnya.
“Kami sangat berbahagia dapat berbagi kebahagiaan bersama anak-anak, terutama penyandang difabel. Semoga setiap tahun kami dapat terus mengadakan kegiatan ini.”

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan edukasi prakhitan oleh Thina selaku dokter penanggungjawab khitan massal.
Dokter menerangkan bagaimana merawat anak-anak pasca khitan. Orang tua sangat antusias menyimak, karena merekalah yang nantinya merawat anak-anak setelah khitan.
Proses khitan dimulai dengan dua dokter eksekutor dan dua asisten. Semuanya berjalan dengan lancar. Pembukaan selesai dan ditutup dengan doa bersama.
Anak-anak bahagia medapatkan baju koko, sarung, peci, bingkisan besar dan uang saku. Salah satu peserta mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada penyelenggara.
“Terimakasih saya sudah khitan, dan senang bisa dapat hadiah” tutur peserta khitan difabel nomor urut 17, Muhammad Alif.
Baca juga: Senjata Tradisional Jawa Tengah: Dari Bela Diri hingga Identitas






