Apa Saja Jamu Khas Jawa Tengah Yang Harus Kamu Coba?

Apa Saja Jamu Khas Jawa Tengah Yang Harus Kamu Coba?
(Gambar: Pinterest)

Jatengkita.id – Jamu merupakan minuman herbal berbahan alami dan merupakan warisan budaya Indonesia. Keberadaannya masih diwariskan secara turun-temurun hingga kini. Terdapat beberapa jenis jamu khas Jawa Tengah yang ikonik dan populer sebagai obat tradisional. 

Bagi orang Jawa, jamu adalah minuman yang diyakini ampuh menyembuhkan penyakit dan menjaga kesehatan. Keberadaannya sudah ada sejak zaman kerajaan di Nusantara. 

  1. Jamu Kunyit Asam

Jamu kunyit asam merupakan salah satu jamu khas Jawa Tengah yang sering dikonsumsi masyarakat. Bahan utamanya terdiri dari kunyit dan asam Jawa. Minuman herbal ini kaya akan senyawa kurkumin dan antioksidan.

Jamu kunyit asem memiliki manfaat bagi kesehatan, di antaranya membantu mengurangi peradangan dan kram perut (haid), melancarkan pencernaan, meningkatkan imunitas tubuh, dan mengurangi bau badan. 

Karena peminatnya terbilang banyak, jamu kunyit asam dinilai sebagai peluang bisnis industri rumahan (UMKM) oleh beberapa orang. 

Jamu kunyit asem oleh UNESCO ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada Sidang ke-18 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda di Kasane, Botswana.

  1. Jamu Beras Kencur

Salah satu jamu yang sering dicari orang yaitu jamu beras kencur. Minuman herbal ini terbuat dari beras dan kencur yang dihaluskan. Uniknya, beras kencur ini tidak seperti jamu lain, yang terasa pahit. 

Jamu ini punya cita rasa manis dan segar. Jamu beras kencur memiliki manfaat untuk kesehatan, di antaranya meningkatkan imunitas, meningkatkan nafsu makan, meredakan batuk, masuk angin dan memperbaiki pencernaan.

Bahan-bahannya yang sederhana dan modal yang terbilang kecil, membuat jamu beras kencur banyak dikembangkan sebagai industri rumahan (UMKM). 

Dan secara resmi, jamu beras kencur telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO pada tahun 2023.

  1. Jamu Kunci Sirih 

Jamu kunci sirih merupakan minuman herbal yang terdiri dari dari bahan-bahan alami seperti rimpang temu kunci, daun sirih, kunyit, asam jawa, jahe, kapulaga, dan kayu manis. 

Minuman herbal yang satu ini populer untuk kesehatan wanita. Jamu kunci sirih memiliki beberapa manfaat seperti mengatasi keputihan, mengurangi lendir berlebih, menghilangkan bau badan, dan mengencangkan perut.

Jamu kunci sirih juga jadi salah satu jenis jamu yang dijadikan peluang bisnis sebagai produk UMKM. Bahannya yang sederhana dan mudah didapat banyak diproduksi pelaku usaha rumahan oleh beberapa kalangan.  

Jamu kunci sirih telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Dunia oleh UNESCO pada sidang ke-18 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kasane, Botswana, pada tahun 2023.

jamu khas jawa tengah
Brotowali (Gambar: halodoc.com)
  1. Jamu Brotowali 

Jamu brotowali menjadi salah satu jamu legendaris Indonesia yang dikenal dengan cita rasanya yang pahit. Bahan utamanya berasal dari batang brotowali.

Tanaman brotowali sendiri memang dikenal sebagai tanaman yang memiliki rasa pahit. Rasa pahit tersebut berasal dari kandungan senyawa aktif seperti berberin, palmatin, dan pikroretosid yang terkandung di dalamnya. 

Meski jamu brotowali rasanya super pahit, namun manfaatnya bagi kesehatan tidak boleh diragukan. Jamu ini bisa menurunkan kadar gula darah, meredakan demam, sakit pinggang, meredakan nyeri sendi, mengurangi gejala alergi, dan mengobati penyakit kulit.

Jamu brotowali telah mendapatkan pengakuan secara Internasional sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) dari Indonesia oleh UNESCO. 

  1. Jamu Temulawak

Minuman herbal bernama jamu temulawak ini terbuat dari rimpang temulawak segar atau bubuk temulawak. Bahan pelengkapnya terdiri dari kunyit, jahe, kencur, sirih, kayu manis, gula, dan asam kawak.

Jamu temulawak dikenal memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, di antaranya mengatasi perut kembung, meningkatkan nafsu makan, membantu meningkatkan imunitas, menurunkan kolesterol, dan lain sebagainya. 

Jamu temulawak banyak diproduksi pelaku UMKM karena bahan bakunya mudah didapat dan peminatnya terbilang tinggi. Produksinya tidak hanya tersedia dalam bentuk cair saja, tetapi juga dikembangkan menjadi serbuk instan dengan kemasan modern. 

Jamu temulawak merupakan warisan budaya ke-13 dari Indonesia yang diakui secara Internasional oleh UNESCO, dan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB).

  1. Jamu Cabe Payung

Jamu cabe payung jadi salah satu jamu ikonik di Indonesia terutama di kalangan masyarakat Jawa karena namanya yang unik. Sesuai dengan namanya, minuman herbal ini berbahan dasar utama cabai Jawa dan lempuyang.

Cita rasanya pedas, pahit, asam, dan sedikit pedas. Jamu ini punya aroma khas dan rasa hangat di tenggorokan. 

Jamu cabe payung punya manfaat bagi kesehatan seperti meredakan nyeri otot, pegal-pegal, demam, batuk, memperbaiki sistem pencernaan, dan meningkatkan energi. 

Sama halnya dengan jamu-jamu lainnya, jamu cabe payung juga banyak diproduksi oleh pelaku UMKM di Indonesia. Pembuatannya yang relatif sederhana menjadikan jamu ini sebagai salah satu usaha di tingkat rumah tangga.

Jamu cabe payung telah ditetapkan secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia oleh UNESCO pada 06 Desember 2023.

Baca juga: Wedang Ronde : Minuman Legendaris Historis dan Filosofis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *