Mengenal 7 Makhluk Mitologi dalam Islam, Ada Buraq

Mengenal 7 Makhluk Mitologi dalam Islam, Ada Buraq
Ilustrasi Buraq (Gambar: phinemo.com)

Jatengkita.id – Makhluk mitologi dalam Islam diciptakan oleh Allah SWT tapi tidak terlihat oleh mata kita. Contohnya seperti yang tertulis dalam firman Allah SWT di dalam QS. An-Nahl ayat 8, “Dan Dia telah menciptakan makhluk-makhluk lainnya yang belum kalian ketahui.”

Penggalan ayat tersebut menunjukkan bahwa Allah adalah pencipta segala sesuatu, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat atau gaib. Seperti makhluk mitologi yang juga harus kita yakini keberadaannya, mereka memiliki wujud dan tugas yang berbeda-beda.

Dalam Islam, ada beberapa makhluk mitologi yang telah diriwayatkan tentang keberadaannya. Terdapat beberapa makhluk mitologi yang di antaranya bahkan disebutkan dalam Al-Qur’an dan ada pula yang diceritakan oleh Rasulullah melalui hadis.

Setidaknya, ada beberapa hewan mitologi yang terdapat di Al-Quran dan hadis. Kali ini kita akan membahas 7 hewan mitologi tersebut. Berikut ini rangkumannya.

  1. Burung Anqa

Makhluk mitologi dalam Islam yang pertama adalah Burung Anqa. Perawakannya besar dan kuat. Lehernya panjang seperti unta dan memiliki empat sayap. Ketika terbang, burung ini bisa menutupi sinar matahari.

Mereka suka membawa hewan-hewan berukuran besar seperti kuda, unta dan gajah ke gunung tempat tinggal mereka untuk dimangsa. Burung Anqa juga  diyakini pernah tinggal di Gunung Falaj, tempat yang sukar dijangkau manusia biasa.

Suatu ketika Burung Anqa mulai mengganggu pemukiman Kaum Rass yang menyembah pohon sanaubar dan api. Mereka sama sekali tidak mengenal Allah dan Rasul-Nya. Selain  itu, Kaum Rass ini tidak mau mendengarkan dakwah dari Nabi Hanzhalah yaitu seorang Nabi yang diutus oleh Allah untuk membimbing mereka.

Kaum Rass merasa takut dan resah dengan keberadaan Burung Anqa karena tidak segan-segan memangsa manusia, terutama anak-anak. Mereka akhirnya meminta bantuan kepada Nabi Hanzhalah agar mengusir atau membunuh burung tersebut,.

Mereka berjanji akan mengikuti ajaran Nabi Hanzhalah jika burung tersebut berhasil dimusnahkan. Nabi Hanzhalah pun berdoa kepada Allah agar diberikan pertolongan kepada dirinya dan kaumnya.

Allah pun mengabulkannya. Alhasil, burung tersebut satu persatu berjatuhan dan sampai akhirnya tidak ada yang tersisa.

  1. Burung Ababil

Burung Ababil bukan spesies burung yang ada di muka bumi. Makhluk ini diciptakan khusus oleh Allah SWT dengan kekuatan yang jauh melampaui kekuatan burung pada umumnya. Warna Burung Ababil sangat beragam, ada yang berwarna hitam, putih, dan hijau.

Bentuknya seperti burung walet dan balsan yang didatangkan oleh Allah SWT dari arah laut. Nama Burung Ababil disebutkan dalam QS. Al-Fill yang menjelaskan bahwa mereka adalah pasukan yang khusus diciptakan oleh Allah SWT.

Tujuannya adalah untuk mengalahkan rombongan pasukan gajah dari Yaman yang berniat menghancurkann Kakbah yang dipimpin oleh Abrahah. Burung Ababil sangat banyak jumlahnya, bahkan digambarkan seperti kepulan asap.

Burung ini dikisahkan memiliki kekuatan yang besar dan dengan batu panasnya mampu melenyapkan manusia. Mereka digambarkan sebagai burung yang datang dalam kelompok besar dan membawa kerikil dari neraka.

Setiap burung membawa tiga batu, satu di paruh dan dua di cakar. Batu-batu tersebut menghancurkan pasukan gajah dan menyebabkan kematian.

Burung Ababil diutus Allah SWT untuk menghancurkan tentara bergajah yang mampu mengeluarkan suara dan menjatuhkan batu-batu yang ada di paruh dan kaki mereka. Dan setiap orang yang terkena oleh batu yang mereka bawa berhasil memusnahkan siapa saja yang tertimpa.

makhluk mitologi dalam islam
Burung Ababil (Ilustrasi: pikiran.rakyat.com)
  1. Buraq

Buraq adalah burung istimewa dari surga yang punya sayap dan berwarna putih. Ia merupakan hewan tunggangan Rasulullah SAW saat melakukan perjalanan Isra Mikraj untuk menerima perintah salat lima waktu.

Buraq adalah hewan bersayap yang lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari begal. Hewan ini ditunggangi Nabi Mubahmmad dalam peristiwa Isra Mikraj yang membawanya dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dengan sangat cepat.

Buraq memiliki arti cahaya atau kilat yang kecepatannya dikenal menakjubkan hingga tidak bisa dijangkau oleh akal. Seperti namanya, hewan berbentuk kuda ini memiliki sayap yang indah.

Buraq merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Kisah Buraq dituliskan dalam surah Al-Baqarah ayat 20 yang berbunyi, “Hampir saja kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali (kilat itu) menyinari, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan apabila gelap menerpa mereka, mereka berhenti. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia hilangkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu”.

  1. Ikan Nun

Di dalam Al-Qur’an, wujud Ikan Nun digambarkan seperti paus dengan ukuran yang sangat besar. Akan tetapi, wujud aslinya belum pernah ada yang melihatnya, kecuali Allah SWT. Ikan Nun bisa ditemukan dalam surat As-Saffat ayat 139-145.

Dikisahkan, Ikan Nun adalah hewan yang akan hidup sampai akhir zaman dan memiliki ukuran sangat besar. Ia bahkan mampu menelan manusia dan benda besar lainny dengan satu kali suapan saja. 

Menariknya, hewan ini ada di dua kisah Nabi yang terdapat pada zaman yang berbeda, yang memiliki perbedaan waktu kisaran 100 tahun. Nun merupakan nama ikan yang menelan Nabi Yunus AS. Kisah tersebut ada dalam beberapa surah di Al-Qur’an, seperti surah Yunus, As-Saffat, dan Al-Anbiya’.

Baca juga: 4 Keutamaan Bulan Muharram, Nomor 3 Jangan Sampai Terlewat!

  1. Dabbatul Ard

Dabbatul Ard belum pernah dilihat oleh umat terdahulu karena makhluk ini justru akan muncul menjelang hari kiamat. Mereka akan muncul di akhir zaman, memberitahu siapa orang yang beriman dan siapa orang kafir. Ia berbicara pada manusia dan menandai orang-orang kafir.

Dabbatul Ard adalah binatang buas atau monster yang akan muncul dari perut bumi menjelang hari kiamat. Nama Dabat Al-ard berarti binatang melata dari bumi. Hewan ini menjadi tanda-tanda kiamat besar.

Satu-satunya informasi mengenai makhluk ini hanya ada di Al-Qur’an QS. An-Naml ayat 82. Allah SWT berfirman, Dan apabila perkataan (ketentuan masa kehancuran alam) telah berlaku atas mereka, Kami keluarkan makhluk bergerak yang bernyawa dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.”

  1. Al–Jasasah

Al-Jasasah adalah makhluk yang menjadi mata-mata dan pengawal Dajjal yang akan muncul pada akhir zaman. Ia mengintai kabar untuk nantinya disampaikan kepada Dajjal. Menurut hadist yang sahih, Al- Jasasah ini pernah dilihat langsung oleh salah seorang sahabat Nabi yang bernama Tamim Ad-dari.

Ia mengatakan bahwa bentuk dari makhluk ini adalah punya bulu atau rambut lebat di sekujur tubuhnya yang berwarna putih kecoklatan. Bulu dari makhluk ini tampak kaku dan aneh. Saking lebatnya, sampai susah membedakan mana wajah dan mana duburnya.

  1. Dajjal

Al-Quran tidak menyebutkan secara eksplisit nama “Dajjal”. Namun, beberapa ulama menafsirkan surat Al-An’am ayat 158 sebagai isyarat tentang Dajjal. Nama Dajjal bagi Allah SWT terlalu hina dan tidak berarti untuk diceritakan atau diberitahukan dalam Al-Qur’an.

Bila dibandingkan dengan Fir’aun, namanya masih disebut dalam Al-Qur’an. Para ulama tafsir berpendapat peristiwa Fir’aun telah berlalu dan kedustaannya dapat menjadi palajaran bagi setiap mukmin yang beriman.

Rasullah SAW memberitahu sejumlah ciri-ciri Dajjal, antara lain bertubuh besar, berambut keriting, mata sebelah kanannya buta dan terdapat kafir di antara kedua matanya. Kemunculan Dajjal dianggap menjadi satu dari sekian banyak tanda-tanda kiamat.

Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *