Jatengkita.id – Sebuah pasar biasanya berada di pinggir jalan atau area strategis yang bisa dilihat atau terjangkau oleh masyarakat. Tapi kali ini, ada sebuah pasar unik di Jawa Tengah yang berbeda dari pasar tradisional biasanya.
Namanya, Pasar Jaten. Pasar tradisional ini terletak di tengah hutan jati, di kompleks wisata Sendang Goa Sinawah, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Grobogan. Menariknya, pasar ini diselenggarakan secara swadaya oleh warga setempat dan buka setiap Minggu Pahing, dengan jam buka pagi hingga siang.
Pengunjung yang datang ke pasar ini akan disuguhkan dengan berbagai makanan tempo dulu yang bikin nostalgia. Ada pecel, nasi jagung, soto ndeso, getuk, aneka minuman rempah, dan berbagai jajanan pasar legendaris lainnya.
Suasananya super syahdu ditambah dengan alunan musik tradisional, menjadikan pasar ini khas ala pedesaan di masa lampau. Tempatnya juga alami karena berada di kawasan hutan Perhutani, sehingga membuat pengunjung merasakan kesejukan.
Tak hanya itu saja, sebelum berbelanja, pengunjung yang akan membeli makanan atau minuman harus menukarkan uangnya terlebih dulu menggunakan koin.

Nah, salah satu keunikan pasar ini adalah transaksinya yang berbeda dengan pasar pada umumnya, karena menggunakan koin kayu.
Koin kayu tersebut digunakan sebagai alat transaksi pengganti uang tunai, dijadikan sebagai mata uang khusus untuk melestarikan budaya lokal di pasar ini.
Menariknya, keberadaan pasar unik di Jawa Tengah ini tak hanya sebagai tempat transaksi jual beli saja, tetapi berkembang menjadi destinasi wisata budaya.
Pasar Jaten sebagai pasar tradisional dengan nuansa perkampungan Jawa klasik telah berhasil menarik pengunjung. Nuansa khas tempo dulu menciptakan rasa yang berbeda bagi pengunjung yang datang.
Di samping menjadi tempat interaksi dan transaksi, adanya pasar Jaten ini juga sekaligus sebagai destinasi wisata bertema kearifan lokal.






