Mitos Candi Borobudur dan Kontroversi Kaitannya dengan Nabi Sulaiman

Mitos Candi Borobudur dan Kontroversi Kaitannya dengan Nabi Sulaiman
(Gambar : whc.unesco.org)

Jatengkita.id – Candi Borobudur merupakan mahakarya yang bukan hanya sekedar megah, tetapi juga  menjadi simbol peradaban tinggi dan warisan budaya yang kaya.

Sejarah pembangunannya yang panjang dan penuh misteri telah memunculkan berbagai teori dan interpretasi, termasuk kontroversial yang menghubungkannya dengan Nabi Sulaiman. Sebelumnya, kami telah mengulas sejarah Candi Borobudur, mulai dari pembangunan hingga ditemukan kembali.

Artikel dapat dibaca dengan klik tautan ini.

Kontroversi Keterkaitan dengan Nabi Sulaiman 

Sebuah teori kontroversial yang dilontarkan oleh akademisi Fahmi Basya yang mengklaim bahwa Candi Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman. Teori ini didasarkan pada penelitian selama 33 tahun dan mengklaim adanya bukti-bukti kuat yang mendukung klaim tersebut.

Fahmi Basya berpendapat bahwa relief-relief di Borobudur memiliki simbol-simbol yang mirip dengan kisah Sulaiman dan Ratu Saba (Bilqis) dalam Alquran.

Ia juga menunjuk pada adanya tamatsil (patung) yang belum selesai menyerupai singa, yang menurutnya tidak dikenal oleh masyarakat Nusantara pada masa itu dan dibuat oleh jin.

Selain itu, ia mengklaim bahwa nama “Saba” merujuk pada sebuah kota di Jawa Tengah, yaitu Wonosobo dan nama “Sleman” di Yogyakarta berasal dari kata “Sulaiman”.

Teori ini banyak ditentang oleh para ahli sejarah dan arkeologi. Yusuf Baihaqi berpendapat bahwa negeri Saba sebenarnya terletak di selatan jazirah Arab dan Candi Borobudur dengan relief serta patungnya tidak sesuai dengan tradisi penduduk negeri Saba.

Selain itu, bukti-bukti historis dan arkeologis menunjukkan bahwa Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8 Masehi, jauh setelah masa hidup Nabi Sulaiman. 

Candi Borobudur
(Gambar : whc.unesco.org)

Mitos Menarik tentang Candi Borobudur

  • Singa Urung

Terdapat dua arca singa di kanan kiri tangga masuk candi yang disebut Singa Urung. Mitosnya, jika sepasang kekasih melewati antara kedua arca ini, hubungan mereka akan kandas.

Selain itu, siapapun yang melewati tangga dengan berkata kasar atau berniat buruk, dipercaya akan dihantui oleh penunggu patung singa dalam mimpi. 

  • Kunto Bimo 

Terdapat stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Kunto Bimo. Mitosnya, siapapun yang menyentuh patung tersebut melalui lubang stupa, keinginannya akan tercapai atau menjadi beruntung. Kunto berarti permintaan dan Bimo adalah Bima yang pantang menyerah. 

  • Pembangunan oleh Makhluk Halus

Beberapa orang percaya bahwa Candi Borobudur bukan buatan manusia, melainkan oleh makhluk halus. Hal ini dikarenakan ukuran candi yang besar dan teknologi pembangunannya yang canggih pada zamannya.

Kunjungi YouTube Jateng Kita untuk video menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *