Jatengkita.id – Di dalam laut yang sangat luas, terdapat berbagai jenis hewan yang hidup dibawahnya. Beberapa di antaranya adalah anjing laut dan singa laut. Mamalia yang hidup di laut seperti anjing laut dan singa laut merupakan kelompok binatang yang menarik dan memiliki peran penting dalam ekosistem laut.
Keduanya termasuk dalam sub-ordo taksonomi pinnedia, yaitu hewan dengan kaki bersirip yang tergolong hewan karnivora. Mereka juga memiliki kemampuan untuk beraktivitas di daratan. Dunia mamalia laut begitu unik jika ditelusuri lebih luas.
Mamalia laut adalah mamalia yang bergantung pada samudra untuk bertahan hidup. Laut merupakan kumpulan air asin dalam jumlah yang banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau. Mamalia yang hidup di laut memiliki ciri-ciri khusus yang memungkinkan mereka untuk bertahan hidup di air.
Tahukah kamu ternyata kedua hewan tersebut berbeda, loh! Lantas, apa sih perbedaan kedua hewan ini yang banyak orang tidak tahu? Berikut ini perbedaan antara anjing laut dan singa laut yang sering dianggap sama.
- Keluarga
Hampir semua anjing laut kecuali jenis Walrus yang hampir tidak memiliki bulu. Semuanya ditutupi dengan bulu tebal. Anjing laut dan singa laut memiliki keluarga yang tidak sama.
Anjing laut merupakan anggota keluarga Phocidae yang juga termasuk di dalamnya adalah Walrus. Sedangkan singa laut adalah anggota keluarga Otariidae yang di dalamnya ada anjing laut berbulu. Biasanya, berat anjing laut gajah jantan selatan sekitar 8.000 pon. Sementara ukuran betina jauh lebih kecil.
- Bagian Sirip
Pada bagian atau bentuk sirip depan, anjing laut mempunyai bentuk sirip yang lebih panjang dari singa laut. Hal ini berfungsi agar bisa bergerak leluasa ketika di darat. Sedangkan singa laut mempunyai bentuk sirip depan yang lebih kecil.
Sirip depan singa laut lebih cocok digunakan berenang daripada bergerak di darat. Selain itu, anjing laut sejati juga dikenal sebagai anjing laut tanpa telinga. Tetapi sebenarnya mereka memiliki telinga. Anjing laut memiliki pendengaran lebih baik di air daripada di darat.
Tidak adanya telinga luar anjing laut tidak mempengaruhi pendengaran mereka.
- Perilaku Berenang
Anjing laut akan menyelam untuk mencari makanan. Anjing laut yang lebih besar mungkin makan sebanyak empat atau lima kilogram makanan sehari.
Makanan favorit mereka adalah makanan laut dan bisa makan dalam jumlah yang banyak. Contohnya adalah ikan, cumi-cumi, moluska, udang, krustasea, dan organisme zooplankton. Jumlah waktu yang dihabiskan anjing laut di dalam air bervariasi tergantung pada spesies dan musim.
Di musim dingin, beberapa spesies menghabiskan sebanyak 80% waktunya di laut. Anjing laut gajah utara misalnya, mereka kebanyakan menghabiskan banyak waktu di kedalaman laut. Ketika berenang, anjing laut menggerakkan sirip punggungnya dari satu sisi ke sisi lainnya seperti ekor ikan.
Sedangkan singa laut memakai sirip depan dan menggerakkannya seperti dayung. Anjing laut gajah akan menghembuskan napas untuk mengosongkan paru-paru mereka. Hal ini anjing laut lakukan sebelum mulai menyelam.
Tonton video : Cara Mencegah Kejang pada Anak

- Perilaku di Darat
Anjing laut merupakan bagian dari ordo hewan pinniped yang juga mencakup Walrus dan singa laut. Pinniped berarti “berkaki sirip”. Anjing laut memiliki kemampuan untuk mendengar dan seakan berbicara seperti gonggongan, geraman, gerutuan, kicauan, bunyi klik, dan bahkan siulan merupakan repertoar vokalisasi anjing laut.
Sedangkan singa laut merupakan bagian dari kelompok pinniped yang juga mencakup anjing laut dan walrus. Ketika di darat gerakan keduanya cenderung lebih canggung dan lebih banyak memakai perut mereka untuk merayap atau berguling.
Singa laut mampu bergerak relatif cepat saat berada di darat. Umumnya, singa laut lebih lincah daripada anjing laut. Singa laut memiliki daun telinga yang bentuknya memanjang di kanan dan kiri kepalanya. Mereka juga juga memiliki sirip depan yang lebih panjang, sedangkan sirip belakangnya bisa ditekuk ke depan untuk membantunya berjalan ketika di darat.
- Bentuk Tubuh
Bentuk tubuh dari anjing laut dan singa laut tentunya berbeda. Anjing laut tidak mempunyai penutup telinga luar, namun memiliki lubang telinga. Anjing laut bahkan bisa bergerak cukup lincah ketika berada di darat dengan keempat kakinya.
Sedangkan singa laut memiliki rambut yang cukup tebal yang mengalami proses rontok tiap tahunnya. Singa laut mampunyai telinga dengan bentuk menonjol dari kepalanya. Mereka cenderung bergerak dengan cara menggelinding ketika berada di darat.
- Habitat
Habitat keduanya bisa ditemukan pada perairan yang lebih dingin dan jauh dari pantai, terutama di wilayah Antartika dan Arktika. Singa laut cenderung lebih mudah ditemukan di wilayah lebih hangat dan dekat dengan pantai.
Mereka biasanya menyukai makanan-makanan kecil seperti ikan, cumi-cumi, atau kerang. Singa laut memiliki enam spesies yang masih ada dan satu spesies yang punah (singa laut Jepang) dalam lima generasi.
Sedangkan anjing laut memiliki lebih dari 33 spesies anjing laut di seluruh dunia. Spesies ini bervariasi dari segi ukuran, warna, dan habitat. Contohnya, anjing laut Harp yang terkenal dengan pola warna uniknya, atau anjing laut Leopard yang merupakan predator tangguh di Antartika.
Anjing laut adalah karnivora dan memiliki diet yang bervariasi tergantung pada spesiesnya.
- Reproduksi
Anjing laut memiliki pola reproduksi yang menarik. Mereka biasanya melahirkan di darat atau es, dan anak anjing seal sering kali dilahirkan dengan lapisan lemak yang cukup untuk bertahan di lingkungan yang keras.
Sedangkan Singa laut California memiliki masa kehamilan selama 11 bulan. Singa laut betina mencapai kematangan seksual pada usia empat atau lima tahun dan jantan pada usia lima hingga enam tahun. Singa laut betina akan melindungi anak-anaknya selama beberapa hari, kemudian meninggalkan mereka untuk waktu yang lebih lama.
Anda mungkin suka : 2050 Jumlah Sampah Plastik di Laut Akan Kalahkan Ikan

