Jatengkita.id – Dalam kancah fashion Indonesia, muncul Rorokenes sebagai pembeda yang menarik perhatian penikmat aksesori. Brand lokal ini dikenal lewat koleksi tas anyaman kulit elegan yang diproduksi secara artisan dengan standar modern namun tetap sarat tradisi dan kearifan lokal.
Dari Semarang untuk Dunia
Rorokenes didirikan pada tahun 2014 oleh Syanaz Nadya Winanto Putri, seorang wanita asal Semarang yang terinspirasi oleh tas kulit bergaya internasional, namun ingin menciptakan versi lokal yang memiliki nuansa khas Nusantara.
Brand ini lahir dengan tekad untuk “Good Product, Good Impact” dengan menonjolkan kesiapan lokal sebagai kekuatan utama.
Filosofi dan Nilai Inti
Apa yang membedakan Rorokenes? Selain peran estetika, produk Rorokenes menerapkan prinsip sustainability dan pemberdayaan komunitas.
Sebanyak 90 persen bahannya berasal dari dalam negeri, dan seluruh tas adalah handmade dengan kulit asli, menjamin keberlanjutan dan kualitas tanpa kompromi.

Produk & Desain
Rorokenes dikenal dengan tas anyaman kulitnya, seperti seri “Lumbini Mini” tas anyam yang menonjolkan motif tradisional gedek atau bambu tetapi dirancang modern, lengkap dengan detail fungsionalitas seperti dua kantong internal.
Desain lainnya menampilkan karakter multifungsi yang menyesuaikan gaya hidup sehari-hari dengan sentuhan tenun tradisional Indonesia.
Inovasi & Eksposur Internasional
Popularitas Rorokenes tidak hanya terbatas di dalam negeri. Mereka aktif mempromosikan desain lokal dengan standar internasional, sering dilibatkan dalam rangkaian kerjasama dengan instansi pemerintahan dan kalangan komersial. Ini menegaskan apresiasi terhadap identitas Indonesia sekaligus membuka peluang global.
Komunitas & Sustainable Fashion
Komitmen Rorokenes terhadap prinsip keberlanjutan diwujudkan lewat keberpihakan pada sumber daya lokal dan teknik produksi ramah lingkungan. Mereka juga dikenal aktif dalam gerakan women empowerment, menginspirasi perempuan menjadi pengusaha kerajinan mandiri di bidang fashion.
Kenapa Rorokenes Layak Didukung?
- Pelestari budaya lokal dengan mengangkat teknik anyaman tradisional ke sentuhan modern.
- Produk berkualitas dan tahan lama di mana 100 persen kulit asli, craftmanship tinggi, dirawat dengan baik.
- Dampak positifnya adalah membangun komunitas lokal, mendukung ekonomi kreatif perempuan, serta menjaga lingkungan.
Rorokenes adalah contoh nyata bagaimana brand lokal bisa tumbuh kuat dengan memadukan warisan budaya, keterampilan tangan artisan, dan inovasi modern. Mulai dari Semarang, brand ini kini go-international sebagai simbol fesyen Indonesia yang elegan, bermakna, dan berdampak.
Setiap tas Rorokenes bukan hanya pelengkap gaya, tetapi juga cerita tentang keindahan, kualitas, dan tanggung jawab sosial.
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






