Terlihat Sama, Ini Perbedaan Zucchini dan Timun

zucchini

Jatengkita.id – Zucchini dan timun merupakan buah sayur yang sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan atau pendamping makanan. Bagi beberapa orang, zucchini menjadi buah yang asing karena tidak seperti timun yang menyebar dan mudah ditemui.

Kalian tahu tidak bahwa zukini dan timun sering dianggap sama lantaran sekilas bentuknya tampak mirip. Bila zucchini dan timun diletakkan berdampingan, kamu sendiri pasti akan sulit membedakan keduanya.

Ini Manfaat Zucchini, Kembaran Timun Jepang dengan Segudang Nutrisi

Padahal antara zucchiini dan timun itu berbeda lho, timun dengan nama latin Cucumis sativus ialah sayuran yang memiliki bentuk silinder, dengan kulit berwarna hijau tua dan daging pucat.

Timun termasuk ke dalam anggota keluarga tanaman labu yang juga dikenal sebagai cucurbitaceae.

Sedangkan zucchini (cucurbita pepo) yang biasa juga disebut courgette, merupakan varieties labu musim panas dalam keluarga labu (Cucurbitaceae).

Zucchini dan timun memiliki kandungan air yang tinggi sehingga  kerap dimanfaatkan sebagai makanan/minuman pelepas dahaga.

Nekat Minum Jus Timun Selama 7 Hari Berturut-turut, Seorang Wanita Dibuat  Kaget dengan Perubahan yang Terjadi Pada Tubuhnya Ini, Wanita Wajib Tahu!

Sayangnya banyak orang yang belum tahu perdedaan antara zukini dengan mentimun, mungkin karena bentuknya yang sekilas mirip jadi sulit mengenalinya lebih detail.

Lantas apa saja sih perbedaan antara zukini dengan mentimun? Langsung saja simak ulasannya berikut ini!

  1. Rasa

Mentimun (Cucumis sativus L.) suku labu-labuan atau Cucurbitaceae merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan.

Sudah pasti tak perlu diragukan lagi jika timun terasa segar dan mengandung banyak air saat di makan dalam keadaan mentah dan segar.

Timun memiliki kandungan air yang melimpah yakni sekitar 96% air yang membantu mengatasi dehidrasi.

Buah timun memiliki bentuk yang memanjang, berwarna hijau dengan daging buahnya mengandung banyak air serta cita rasanya cenderung hambar tapi segar, saat dimakan mentah timun terasa renyah, sejuk, dan pastinya menyegarkan tenggorokan.

Timun sering digunakan sebagai lalapan, bahan makanan, bahkan minuman. Sementara, Zucchini berwarna hijau zamrud tua di luar, tetapi beberapa varietas lainnya memiliki warna kuning cerah.

Bagian dalam zucchini biasanya berwarna putih pucat dengan semburat kehijauan. Kulit, biji, dan dagingnya dapat dimakan.

Zucchini cenderung terasa sedikit pahit dan tidak mengeluarkan banyak air. Zucchini yang telah dimasak terasa lebih manis dengan sensasi garing ketika dimakan.

  1. Fisik

Secara fisik timun memiliki permukaan yang sedikit berbintik dibanding zucchini yang bagian luarnya lebih halus.

Timun memiliki panjang yang bisa mencapai 30 cm. Ketika masih muda, timun mengandung banyak cairan, kulit berwarna hijau, dan permukaannya licin.

Selain itu, timun memiliki warna daging putih kehijauan, Berbeda dengan zucchini yang memiliki warna putih merata di seluruh dagingnya. Dari segi ukuran, zucchini bisa tumbuh besar karena termasuk kerabat dekat summer squash.

Sementara, timun hanya tumbuh dalam ukuran kecil yang masih sebatas satu jengkal jari, zucchini memiliki ukuran panjang hingga 15 cm dengan warna hijau tua yang dipanen ketika masih muda atau belum matang.

  1. Tekstur

Mentimun cenderung memiliki tekstur yang renyah dan dingin, serta biji yang lebih menonjol, meski beberapa varietas ada yang tanpa biji.

Bagian dalam timun jika dibelah akan terlihat daging buah berwarna putih sedikit hijau pucat dan biji-bijian di dalamnya terlihat jelas karena ukurannya yang cukup besar.

Sementara Zukini berdaging lebih kenyal serta memiliki biji yang lebih halus, zukini berbentuk silinder, berwarna hijau tua di bagian luar, dan daging pucat di bagian dalam.

Jika dibelah hingga terbuka zucchini lebih berwarna putih krem dan terlihat biji di dalam zucchini berukuran kecil.

  1.     Manfaat Bagi Tubuh

Timun dan zucchini memiliki kandungan gizi yang hampir sama. Namun terdapat sedikit perbedaan yang membuat zucchini lebih banyak mengandung protein dan serat.

Kandungan serat yang banyak inilah yang menjadi alasan zucchini sering dikonsumsi sebagai menu diet. Zucchini memiliki kandungan, seperti zat besi, kalsium, seng, magnesium, serat, serta vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Selain itu, zucchini juga kaya akan antioksidan yang dapat menangkal berbagai penyakit. Khasiat dari buah zucchini diantaranya:

  1. Melancarkan pencernaan,
  2. Membantu memperlambat proses penuaan,
  3. Bantu menjaga kadar gula darah,
  4. Menjaga kesehatan mata,
  5. Menjaga kesehatan jantung.

Sedangkan timun kaya akan nutrisi dan kalori yang terkandung di dalamnya juga sangat rendah. Manfaat timun bagi tubuh diantaranya:

  1. Mencegah dehidrasi,
  2. Meningkatkan kesehatan kulit,
  3. Mencegah bau mulut,
  4. Memberikan Efek Dingin,
  5. Tinggi Antioksidan,
  6. Mengurangi Rambut Rontok,
  7. Mencegah Sembelit,
  8. Menjaga Kesehatan Jantung,
  9. Melindungi Tubuh dari Kanker,
  10. Mengandung Indeks Glikemik Rendah,
  11. Memperkuat Tulang, 
  12. Memiliki Efek Anti-Inflamasi, dan
  13. Mengatasi Iritasi Kulit.

Baca Juga Manfaat Serat untuk Pencernaan dan Gizi Anak 

Writer: Lestari EkaEditor: Ida HP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *