Waspada! Kenali 14 Tanda Kekurangan Gizi Berikut Ini

Tanda kurang gizi, waspada!

Jatengkita.id – Kekurangan gizi, atau yang dikenal sebagai malnutrisi, terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang mencukupi dalam jangka waktu yang berkepanjangan. Pada tahap awal, gejala kekurangan gizi seringkali tidak terlihat secara jelas, sehingga seringkali terjadi keterlambatan dalam menyadari kondisi ini. Kenali tanda kurang gizi berikut ini!

Nutrisi sangat penting bagi tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi vital. Oleh karena itu, malnutrisi dianggap sebagai masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan segera.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mengenali tanda-tanda kekurangan gizi yang mungkin muncul.

Hal ini akan membantu kita dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah atau mengatasi kekurangan gizi sebelum menjadi masalah yang lebih serius.

Tanda tubuh kekurangan gizi

Kekurangan nutrisi dapat memengaruhi berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, orang dewasa, dan lansia. Ketika terjadi, seseorang mungkin mengalami gejala yang mengindikasikan kekurangan nutrisi, seperti:

  1.   Pengurangan berat badan
  2.   Cepat merasa lelah
  3.   Penurunan fokus dan konsentrasi
  4.   Kerentanan gusi dan mulut terhadap luka atau rasa nyeri
  5.   Keringnya kulit dan rambut
  6.   Berkurangnya jaringan lemak dan otot dalam tubuh
  7.  Tampaknya pipi dan mata cekung
  8.  Timbulnya pembengkakan di area tertentu seperti perut, wajah, atau kaki
  9.  Rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh yang lemah
  10. Penyembuhan luka yang lambat
  11. Rentan terhadap kedinginan
  12. Fluktuasi suasana hati atau perubahan mood
  13. Penurunan nafsu makan
  14. Rentan terhadap jatuh karena kelemahan otot

Penyebab tubuh kekurangan gizi

5 Tanda Kurang Gizi pada Orang Dewasa

Kekurangan nutrisi bisa terjadi ketika seseorang tidak mengadopsi pola makan yang seimbang. Faktor lain yang dapat menyebabkan kurang gizi termasuk kondisi kesehatan yang menghambat penyerapan nutrisi dari makanan atau mengurangi nafsu makan.

Berbagai faktor berikut dapat menyebabkan kekurangan gizi:

  1. Melakukan diet yang sangat ketat atau ekstrem
  2. Mengalami gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia
  3. Kondisi medis yang menyebabkan gangguan nafsu makan, seperti penyakit hati, HIV/AIDS, atau kanker
  4. Penyakit yang menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh, seperti penyakit radang usus
  5. Kesulitan menelan makanan, yang dikenal sebagai disfagia
  6. Gangguan kesehatan mental seperti depresi atau skizofrenia
  7. Konsumsi alkohol berlebihan dan berulang
  8. Penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat mengurangi nafsu makan, seperti kemoterapi, obat tekanan darah, atau obat tiroid
  9. Masalah ekonomi, kurangnya pengetahuan tentang nutrisi, atau tinggal di wilayah yang miskin gizi

Untuk mengurangi risiko kekurangan nutrisi, disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang seimbang setiap hari.

Menu makanan yang seimbang harus mencakup berbagai jenis, termasuk sayuran, buah-buahan, produk susu, sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, dan roti, lemak sehat, serta sumber protein seperti daging dan telur.

Kekurangan nutrisi merupakan kondisi yang serius dan tidak boleh diabaikan. Jika Anda mengalami gejala-gejala kekurangan nutrisi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, segera konsultasikan dengan dokter.

Dokter akan melakukan evaluasi indeks massa tubuh dan pemeriksaan lain yang diperlukan untuk menilai status gizi Anda.

Bila diperlukan, dokter dapat memberikan saran mengenai pola makan yang sehat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Baca Juga Hati-Hati! Ini 6 Dampak Kekerasan Pada Anak 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *