Jatengkita.id – Dunia hiburan Indonesia tengah berduka setelah aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu (03/12/2025) siang. Sosok yang dikenal luas melalui perannya sebagai Kang Mus dalam serial fenomenal “Preman Pensiun” ini berpulang di usia 61 tahun.
Kabar kepergiannya diumumkan langsung oleh sang istri, Karina Ranau, melalui akun Instagram pribadinya.
Ia menuliskan ucapan duka dan doa, yang sekaligus menjadi konfirmasi bahwa aktor yang dicintai banyak penggemar tersebut telah kembali ke pangkuan Ilahi. Rencananya, almarhum dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Profil Epy Kusnandar
Epy Kusnandar dikenal sebagai aktor berbakat yang meniti perjalanan panjang di dunia seni peran. Lahir di Garut pada 01 Mei 1964, minatnya pada seni sudah terlihat sejak masa sekolah.
Ketertarikannya terhadap dunia akting kemudian membawanya masuk ke Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada tahun 1989. Di sini, ia mengasah kemampuan secara profesional.
Dari sanalah gaya aktingnya berkembang menjadi matang, ekspresif, dan sangat natural sehingga membuatnya mudah melebur ke dalam berbagai karakter yang ia perankan.
Awal Karier di Dunia Hiburan
Kariernya di dunia hiburan dimulai pada tahun 1996 melalui sinetron “1 Kakak 7 Ponakan“. Sejak saat itu, Epy terus menunjukkan kemampuan akting yang kuat dalam berbagai judul film dan sinetron populer.
Ia tampil dalam “Bajaj Bajuri”, “Suami-Suami Takut Istri”, “Mister Olga”, “Para Pencari Tuhan”, “Get Married”, hingga sejumlah film layar lebar seperti “Petualangan Sherina” dan “The Tarix Jabrix”.
Meskipun lebih sering mendapatkan peran pendukung, karakter yang ia bawakan selalu hidup dan mengesankan, menunjukkan fleksibilitas luar biasa dalam memainkan tokoh komedi maupun dramatis.
Popularitasnya mencapai puncak ketika ia memerankan Muslihat alias Kang Mus dalam serial “Preman Pensiun” sejak 2015. Karakter ini membuat namanya melejit dan melekat kuat dalam ingatan publik.

Perannya yang penuh karisma sekaligus humanis menjadikan Kang Mus sebagai salah satu tokoh yang menonjol dan ikonik dalam industri televisi Indonesia.
Bahkan setelah serialnya berakhir, nama Epy tetap identik dengan karakter tersebut karena begitu kuatnya pengaruh peran itu terhadap perjalanan kariernya.
Di balik kesuksesannya, Epy pernah melewati masa berat saat didiagnosis menderita tumor otak pada 2010–2011. Kondisi tersebut membuat dokter memprediksi usianya hanya tersisa beberapa bulan.
Namun, dengan semangat, keberanian, dan dukungan keluarga, ia mampu melewati masa kritis tersebut dan kembali aktif berkarya tanpa menunjukkan kelemahannya kepada publik. Ketegarannya menghadapi penyakit membuat banyak orang merasa kagum dan menjadikannya inspirasi.
Prestasi dan Penghargaan
Sepanjang kariernya, Epy Kusnandar meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk gelar Pemeran Pendukung Pria Terbaik dan Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia untuk perannya dalam FTV “Maaf, Lebaran Ini Kami Tidak Pulang”.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan kualitas aktingnya yang diakui secara nasional. Kepergian Epy Kusnandar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan sesama artis, dan para penggemar yang mengikuti kiprahnya selama puluhan tahun.
Warisan karyanya, terutama melalui sosok Kang Mus, akan selalu hidup di hati masyarakat Indonesia. Meskipun telah tiada, dedikasi dan semangatnya dalam dunia seni peran akan terus dikenang sebagai kontribusi berarti bagi perkembangan industri hiburan tanah air.
Baca juga: Pesona Desa Wisata Paranggupito Wonogiri, Kampung 1000 Kuda Kepang
