Jawa Tengah Masih Dominasi Tujuan Mudik Lebaran

Jawa Tengah Masih Dominasi Tujuan Mudik Lebaran
(Gambar: kompas.com)

Jatengkita.id – Pada Lebaran 2026, wilayah Jawa Tengah masih menjadi tujuan utama untuk mudik bagi para perantau. Melansir dari Kompas, menurut data Hasil Survei Prakiraan Pergerakan Masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan, Jawa Tengah menyumbang angka sebesar 16.57 juta jiwa.

Sekitar 27 persen pemudik nasional menuju wilayah Jawa Tengah untuk pulang kampung. Beberapa daerah yang menjadi tujuan adalah Banyumas, Kebumen, Klaten, Wonogiri, dan Kota Semarang. Rata-rata, para pemudik adalah perantau yang bekerja di suatu daerah dan kemudian pulang ke kampung halaman saat Lebaran.

Selain Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah juga turut menyumbang angka yang cukup tinggi untuk mudik Lebaran 2026, yaitu sekitar 737 ribu orang.

Migrasi

Tingginya tujuan mudik Lebaran ke Jawa Tengah yang terjadi secara terus-menerus bukan tanpa alasan. Mengutip dari laman kompas.id, fenomena tersebut rupanya dilatar belakangi oleh tradisi merantau masyarakat pedesaan ke kota.

lebaran 2026
(Gambar: katadata.co.id)

Kota-kota besar dinilai menawarkan banyak lapangan pekerjaan daripada di desa. Hal ini mendorong gelombang migrasi untuk mencari penghidupan yang layak.

Faktor-faktor seperti kenaikan upah, industrialisasi, dan banyaknya angkatan kerja menjadi alasan warga untuk merantau dan menetap di wilayah tersebut. Dari hasil riset tersebut, faktor ekonomi dinilai menjadi alasan utama migrasi.

Tingkat Kemiskinan Jawa Tengah

Jawa Tengah menempati peringkat ketiga sebagai provinsi termiskin di Indonesia dengan angka 3.34 juta orang. Masih mengutip laman kompas.id, data tersebut didasarkan pada Profil Kemiskinan di Indonesia pada bulan September 2025.

Meskipun mengalami penurunan, angka tersebut tetap harus diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja yang luas dan peningkatan pendapatan kerja yang lebih baik. Banyaknya investasi dan industrialisasi di Jawa Tengah diharapkan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal secara masif.

Selain itu, upah bulanan juga harus disesuaikan dengan rata-rata upah nasional untuk bisa menjamin kesejahteraan pekerja. Dengan begitu, kehidupan masyarakat tidak lagi di ambang batas kecukupan, namun bisa mencapai taraf kesejahteraan.

Sumber: Mengapa Jateng Jadi Pusat Tujuan Lebaran di Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *