Jatengkita.id – Jawa Tengah memiliki sejumlah makanan tradisional yang hampir selalu hadir di meja makan saat Lebaran. Makanan Jawa khas Lebaran tersebut bukan hanya sekadar menu pelengkap, tetapi juga sudah menjadi bagian dari budaya dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Bahkan, bagi sebagian orang, perayaan Lebaran terasa kurang lengkap jika makanan khas tersebut tidak tersedia di rumah. Menariknya, beberapa hidangan Lebaran khas Jawa memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan nilai kebersamaan, saling memaafkan, hingga rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan.
Lantas, apa saja makanan khas Jawa yang sering disajikan saat Lebaran? Berikut rangkumannya..
-
Ketupat
Salah satu makanan yang paling identik dengan Lebaran adalah ketupat. Hidangan ini terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa muda atau janur, kemudian direbus hingga matang dan padat.
Ketupat biasanya disajikan bersama berbagai hidangan berkuah seperti sayur labu siam atau opor ayam. Kombinasi tersebut menciptakan cita rasa gurih yang khas dan membuat hidangan Lebaran semakin nikmat.
Dalam budaya Jawa, ketupat memiliki makna simbolis yang mendalam. Kata “kupat” diyakini berasal dari ungkapan bahasa Jawa “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan. Filosofi ini menggambarkan semangat saling memaafkan yang menjadi inti dari perayaan Idulfitri.
-
Opor Ayam
Selain ketupat, opor ayam juga termasuk hidangan yang hampir selalu hadir saat Lebaran. Makanan ini terkenal dengan kuah santannya yang gurih serta aroma rempah yang menggoda.
Opor ayam dibuat dari daging ayam yang dimasak bersama santan dan berbagai bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, kunyit, serta lengkuas. Perpaduan rempah-rempah tersebut menghasilkan cita rasa yang kaya dan lezat.
Hidangan ini biasanya disantap bersama ketupat atau lontong. Agar semakin nikmat, sebagian orang juga menambahkan sambal sebagai pelengkap untuk memberikan sensasi rasa pedas.
-
Sambal Goreng Ati Ampela
Menu Lebaran khas Jawa lainnya yang tak kalah populer adalah sambal goreng ati ampela. Hidangan ini biasanya dibuat dari hati ayam dan ampela yang dimasak dengan bumbu pedas serta santan. Sambal goreng ati ampela memiliki cita rasa yang khas karena perpaduan antara gurih, pedas, dan sedikit manis.

Untuk menambah kelezatan, beberapa orang juga menambahkan kentang yang dipotong dadu atau petai ke dalam masakan ini.
Saat Lebaran, sambal goreng ati ampela sering disajikan bersama ketupat, opor ayam, dan sayur labu siam. Agar tampilannya semakin menggugah selera, hidangan ini biasanya diberi taburan bawang goreng di atasnya.
-
Ayam Goreng Serundeng
Selain opor ayam, menu berbahan dasar ayam lainnya yang kerap hadir saat Lebaran adalah ayam goreng serundeng. Hidangan ini terkenal dengan rasa gurih dari serundeng kelapa yang menjadi pelengkapnya.
Proses memasak ayam goreng serundeng biasanya diawali dengan mengungkep ayam menggunakan berbagai bumbu hingga meresap dan dagingnya menjadi empuk. Setelah itu, ayam digoreng hingga berwarna keemasan dan disajikan bersama serundeng kelapa yang renyah.
Ayam goreng serundeng sangat cocok disantap bersama ketupat atau lontong serta sayur labu siam.
-
Sate Ayam
Menu Jawa khas Lebaran lainnya yang juga sering dihidangkan adalah sate ayam. Sate ayam dibuat dari potongan daging ayam yang ditusuk menggunakan tusukan bambu, kemudian dibakar di atas bara api hingga matang.
Aroma khas dari proses pembakaran membuat sate ayam memiliki daya tarik tersendiri. Biasanya sate ayam disajikan dengan bumbu kacang yang gurih dan sedikit manis. Selain itu, sate juga dilengkapi dengan irisan bawang merah, cabai, serta kecap manis.
Saat Lebaran, sate ayam sering disantap bersama ketupat atau lontong. Kombinasi tersebut membuat hidangan ini terasa semakin lengkap dan mengenyangkan.
Bagi banyak keluarga, menyajikan hidangan khas Lebaran juga menjadi cara untuk mempererat kebersamaan. Momen makan bersama setelah salat ied sering kali menjadi waktu yang penuh kehangatan karena seluruh anggota keluarga berkumpul di satu meja.
Tidak heran jika hidangan-hidangan tersebut selalu dinantikan setiap tahun. Lalu, dari berbagai makanan khas Jawa yang identik dengan Lebaran tersebut, mana yang menjadi favoritmu?






