KENDAL – Dalam rangka memperingati milad yang ke-6, Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat.
MTT bersinergi dengan Rumah Zakat meluncurkan program pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren melalui bantuan budidaya ayam petelur di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Al Khuwaidim, Kelurahan Tamanrejo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Program ini ditandai dengan penyaluran 20 ekor ayam petelur yang akan dikelola langsung oleh para santri. Selain sebagai upaya memenuhi kebutuhan protein mandiri bagi pondok, program ini dirancang sebagai sarana edukasi kewirausahaan (entrepreneurship) bagi para penghafal Al-Quran.
Pimpinan MTT Regional Jateng-DIY, Nusa Prasetya, menyampaikan bahwa momentum milad ke-6 ini menjadi pijakan MTT untuk semakin memberikan manfaat nyata bagi umat. Ia berharap bantuan ini tidak hanya berhenti pada pemberian aset, tetapi menjadi modal keterampilan bagi santri.

“Kami berharap program budidaya ayam petelur ini bisa memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi santri di sini. Selain belajar ilmu agama, santri juga memiliki keterampilan praktis dalam berwirausaha yang diharapkan dapat menopang kemandirian pondok di masa depan,” ujar Nusa Prasetyo.
Kehadiran program ini disambut hangat oleh keluarga besar PPTQ Al Khuwaidim. Pengasuh pondok, Arief Wardhani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh MTT dan Rumah Zakat.
“Kami mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada Majelis Telkomsel Taqwa dan Rumah Zakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Para santri sangat antusias untuk belajar mengelola budidaya ini. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi MTT di usianya yang ke-6 ini,” ungkapnya.
Dengan adanya 20 ekor ayam petelur ini, diharapkan produksi telur dapat dimanfaatkan untuk konsumsi internal santri. Hal tersebut guna mendukung kesehatan mereka selama menghafal Al-Quran, maupun dikembangkan secara komersial dalam skala kecil.







