Hidden Gem Purwodadi: Daya Pikat Air Terjun Gulingan

https://www.wisatajatipohon.com/air-terjun-gulingan-80-000-orang.html
(Gambar: wisatajatipohon.com)

Jatengkita.id – Bagi pecinta alam, hidden gem Purwodadi ini wajib dikunjungi karena menawarkan pesona asri yang menakjubkan. Destinasi tersebut adalah Air Terjun Gulingan yang memiliki keindahan alam yang cocok sekali untuk menenangkan pikiran.

Destinasi ini terletak di Dusun Sandi, Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Jalan setapak menuju lokasi ini terjal dan menguras tenaga, namun memberikan kepuasan sesampainya di sana.

Selama perjalanan, pengunjung akan ditemani pepohonan yang masih rindang bersama udara yang sejuk. Saat cuaca mendukung, view yang disajikan sangat memanjakan mata. Setiap lokasi di tempat ini menawarkan keunikan tersendiri yang dapat memperkaya cerita.

Daya tarik Air Terjun Gulingan ada pada bentuknya yang unik dan suara gemericik yang menyenangkan. Selain itu, air terjun ini berasal tiga sumber mata air berbeda yang letaknya berada di antara 300-500 mdpl dan ketinggian airnya mencapai lebih dari 30 meter.

Meskipun letaknya tersembunyi, pengunjung tetap bisa melihat keindahan yang masih terjaga dengan panorama alam yang sangat memukau.

Tiga titik air terjun yang berjejer menambah harmoni alam yang tersusun secara rapi, sehingga menampilkan kesan cantik yang sangat alami. Apalagi air yang mengalir dari tempat ini sangat jernih dan segar, menunjukkan bahwa sumber airnya memang berasal dari alam langsung yang belum tercemar.

hidden gem purwodadi
(Gambar: visitjawatengah.jatengprov.go.id)

Baca juga: 15 Rekomendasi Wisata Grobogan yang Wajib Dikunjungi

Selain menikmati air terjun, pengunjung juga dapat melakukan aktivitas seperti berkemah. Tempat ini juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan pecinta alam, canyoning (berpetualang menyusuri ngarai atau jurang), dan offroad. Bahkan, sering pula digunakan sebagai lokasi pemotretan prewedding outdoor.

Sebelum populer sebagai objek wisata, tempat ini dahulu dikenal sebagai lokasi petilasan atau wisata religi. Oleh karena itu, jika diperhatikan terdapat banyak lokasi petilasan di sekitar area. Kemudian, sekitar tahun 2015, kawasan ini mulai dilirik oleh masyarakat luas sebagai destinasi wisata alam.

Setiap weekend banyak pengunjung yang datang ke objek wisata ini yang didominasi oleh kalangan muda-mudi, baik dari dalam maupun luar kota.. Sedangkan pada hari biasa, pengunjung yang datang bisa mencapai 30 orang lebih.

Biaya masuk bagi pengunjung adalah Rp5.000 per orang. Destinasi ini buka setiap hari dengan jam operasional mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 16.30 WIB.

Pengunjung dapat menempuh waktu kurang lebih 45 menit dari pusat Kota Purwodadi menggunakan kendaraan. Jika akan berkunjung, sebaiknya membawa bekal dan pastikan tubuh dalam keadaan fit.

Apalagi tempat ini masih tergolong minim fasilitas. Jadi, pastikan untuk selalu berhati-hati dan wajib menjaga kebersihan di sekitar lokasi.

Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *