Deretan Penulis Indonesia yang Karyanya Mendunia

Deretan Penulis Indonesia yang Karyanya Mendunia
(Gambar: kompasiana.com)

Jatengkita.id – Banyak dijumpai penulis Indonesia yang berbakat dan karyanya inspiratif. Mereka begitu kreatif dalam menuangkan ide-ide ke dalam tulisan sesuai dengan ciri khasnya masing-masing. Karya dari para penulis ini beragam, mulai dari puisi, roman, novel dan lain sebagainya.

Setiap penulis memiliki ciri khas sendiri dalam memenangkan hati para pembaca. Dengan mengangkat topik yang beragam dan kemampuan untuk menyesuaikan gaya penulisan menjadi salah satu keberhasilan dalam memperkenalkan karya-karya mereka. 

Tak hanya di dalam negeri, karya penulis Indonesia ini juga laris manis di pasaran luar negeri. Melalui tulisan yang berkualitas dan pengetahuan yang baik, para penulis ini berhasil memberikan kekayaan informasi ke dalam tulisan. 

Tak sekedar tulisan saja, mereka memberikan sentuhan memori dan kandungan makna yang tersirat di dalam karya tersebut, sehingga menjadi suatu makna pelajaran hidup bagi para pembaca.

  1. Tere Liye

Tere liye menjadi salah satu penulis terkenal di Indonesia yang karyanya laris manis dan diserbu penikmat buku. Hasil tulisannya sering trending di media sosial hingga berhasil dijuluki sebagai penulis best seller Indonesia.

Tere Liye memulai hobi menulisnya sejak tahun 2005. Sejak saat itu, ia aktif dan memiliki banyak karya hingga sekarang. Sang penulis dikenal kreatif dalam menulis berbagai genre, seperti fiksi dan sains-fiksi.

Ciri khasnya yaitu mengangkat tulisan sederhana ke dalam cerita yang didalamnya tersirat nilai-nilai kehidupan, seperti pesan moral, sosial, dan filosofi hidup yang mendalam.

Banyak juga karyanya yang relatable dan membangun, hingga membuat pembaca terhubung ke dalam cerita. Beberapa karyanya telah sukses diangkat ke layar lebar, di antaranya ada Hafalan Shalat Delisa, Bidadari-Bidadari Surga, Moga Bunda Disayang Allah, hingga Rembulan Tenggelam di Wajahmu.

Baca juga: 5 Perpustakaan di Semarang yang Ramah Pengunjung

  1. Andrea Hirata

Andrea Hirata adalah penulis asal Indonesia yang lahir di Gantung, Bangka Belitung 24 Oktober 1967.  Ia menjadi penulis yang karyanya banyak dikenal orang. Diketahui, dari tahun 2005 hingga 2019, penulis hits ini berhasil menciptakan 11 novel. 

Namanya mulai dilirik ketika ia sukses menerbitkan novel legendaris berjudul “Laskar Pelangi” pada tahun 2005. Karya pertamanya yang sangat menginspirasi diangkat menjadi film layar lebar hingga jadi trending topik di Indonesia dengan penjualan lebih dari lima juta kopi. 

Saking terkenalnya, karyanya dengan judul “Laskar Pelangi” sudah mengembara hingga ke berbagai negara. Bahkan, novel tersebut telah diterjemahkan ke berbagai bahasa sehingga populer di kancah Internasional.

Melalui karya fenomenalnya tersebut, Andrea Hirata banyak mendapatkan penghargaan sebagai seorang novelis.

Ciri khas tulisannya adalah menggunakan gaya bahasa yang mudah dipahami dan jenaka. Tak lupa disertai metafora dan tentunya pesan moral yang selalu disampaikan.

Selain “Laskar Pelangi”, karya lain milik Andrea Hirata yang juga populer di antaranya adalah “Cinta di dalam Gelas”, “Edensor”, “Ayah”, “Padang Bulan”, “Sang Pemimpin”, dan “Sebelas Patriot”.

penulis indonesia yang karyanya populer
(Gambar: Gramedia)
  1. Ayu Utami

Justina Ayu Utami merupakan seorang penulis kelahiran Bogor, 21 November 1968. Ia adalah sastrawan perempuan yang telah sukses menarik perhatian khalayak, khususnya pecinta buku.

Pengalamannya di bidang sastra tak perlu diragukan lagi. Berkat kecerdasannya mengolah tulisan, ia mempunyai penggemar yang cukup banyak.

Ciri khas tulisannya sering membahas isu sosial di masyarakat. Ayu Utami juga tak sungkan mengangkat tema-tema sensitif ke dalam karyanya.

Salah satu karya fenomenalnya berjudul “Saman”, berhasil memenangkan Prince Claus Award pada tahun 2000. Penghargaan tersebut telah membuktikan bahwa Ayu Utami adalah penulis handal yang tak main-main dalam menuangkan ide ke dalam tulisannya. 

Saking fenomenalnya, novel “Saman” miliknya diproduksi ke dalam 7 bahasa asing yang berbeda demi menembus pasar luar. Adapun karya Ayu Utami yang tak kalah keren di antaranya “Lalita”, “Anatomi Rasa”, “Larung”, “Bilangan Fu”, dan “Si Parasit Lajang”.

  1. Dewi Lestari

Dewi Lestari Simangunsong adalah penyanyi sekaligus penulis yang lahir pada 20 Januari tahun 1976 di Kota Bandung, Jawa Barat. Karya pertamanya berjudul “Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh” yang terbit pada tahun 2001. 

Karya Dewi Lestari bertajuk Supernova tersebut sukses menarik khalayak pembaca. Hal ini dibuktikan dengan penjualannya yang dalam sebulan laku sebanyak 12 ribu eksemplar. Kesuksesan novel tersebut bukan hanya di Indonesia saja, tapi juga hingga ke luar negeri. 

Ciri khas tulisannya adalah memadukan kisah cinta mendalam yang dibumbui unsur romansa dengan isu-isu kekinian.

Selain Supernova, Novelnya berjudul “Perahu Kertas” juga sukses hingga diangkat menjadi film layar lebar pada tahun 2012 dan menjadi box office di Indonesia saat itu.

Adapun karya lain milik Dewi Lestari yang juga sukses di antaranya “Filosofi Kopi”, “Madre”, “Aroma Karsa” dan “Rectoverso”. 

Baca juga: Bibliofilia? Check It Out! Cara Merawat Buku Agar Tahan Lama

  1. Ratih Kumala

Ratih Kumala merupakan penulis buku dan skenario asal Indonesia yang lahir pada 1980. Sang penulis dikenal memiliki banyak pengalaman di dunia perfilman. Pada 2019 lalu, ia menjadi sastrawan perempuan Indonesia yang mengikuti pameran buku internasional London Book Fair (LBF). 

Sang penulis memulai kariernya dan menerbitkan novel pertama dengan judul “Tabula Rasa” pada tahun 2004 silam. Selama berkarir, Ratih telah banyak mendapatkan penghargaan. 

Serial Gadis Kretek yang tayang di Netflix adalah salah satu contoh karya epiknya. Novel tersebut diambil dari kisah masa kecilnya yang dihabiskan di rumah keluarga kakeknya di daerah Muntilan.

Sehingga, dari latar belakangnya tersebut, menginspirasi dirinya untuk mengangkat tulisan mengenai industri rokok kretek.

Ciri khas tulisannya adalah mengangkat budaya dan sejarah yang disajikan dengan kisah cinta. Ratih juga sering mengedepankan karakter perempuan sebagai tokoh yang memberikan inspirasi.

Selain “Gadis Kretek”, beberapa karya lainnya di antaranya “Genesis”, “Larutan Senja”, “Kronik Betawi”, “Bastian”, “Jamur Ajaib”, dan “Wesel Pos”.

Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *