Mengenal Ternak Elit Domba Batur Banjarnegara

Mengenal Ternak Elit Domba Batur Banjarnegara
(Gambar: liputan6.com)

Jatengkita.id – Domba Batur merupakan salah satu domba lokal yang berasal dari Provinsi Jawa Tengah, tepatnya berada di daerah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Selain Domba Batur, di wilayah Banjarnegara juga terdapat jenis domba lain seperti Domba Ekor Tipis, Domba Ekor Gemuk, dan Domba Wonosobo.

Domba Batur telah lama dikembangkan secara turun temurun oleh masyarakat sejak tahun 1974 dan menjadi milik masyarakat asli Kabupaten Banjarnegara. Hal ini menjadikan Banjarnegara dianggap sebagai wilayah sentra Domba Batur.

Karakteristik

Hewan ini merupakan hasil persilangan antara Domba Merino dan Domba Ekor Tipis yang berasal dari Kecamatan Batur dan sekitarnya. Domba Batur beradaptasi dengan baik di kawasan Dataran Tinggi Dieng yang bersuhu dingin.

Komoditas ini dikenal memiliki banyak keunggulan dan cocok dijadikan sebagai hewan kurban. Jenis domba ini merupakan salah satu rumpun domba lokal Indonesia yang punya keseragaman bentuk fisik dan komposisi genetik.

Bobot badannya bisa mencapai dua kali lipat dari domba lokal. Untuk domba betina, rata-rata 33.31 kg pada umur kurang dari 1-2 tahun dan bobot 55.68 kg pada umur 3-4 tahun.

Domba lucu ini tentunya punya karakteristik fisik khusus yang tidak bisa ditemukan pada jenis domba-domba lainnya.

Beberapa di antaranya adalah memiliki bulu yang tebal menutupi seluruh tubuh hingga bagian kepala. Tekstur bulunya juga lembut, berwarna putih, dan tidak memiliki tanduk, baik jantan maupun betina. 

Potensi

Domba Batur telah lama dianggap sebagai ternak unggulan dari Indonesia yang berasal dari Banjarnegara dengan berbagai potensi yang dimilikinya. Antara lain, bisa dikembangkan sebagai penghasil daging karena mempunyai pertumbuhan yang cepat. 

Domba Batur juga mempunyai potensi sebagai penghasil bulu (wool) yang berkualitas dan dapat diolah menjadi komoditas bernilai jual tinggi. Selain itu, kotorannya juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk pertanian dan perkebunan.

domba batur banjarnegara
(Gambar: geoparkdieng.com)

Potensinya juga didukung dengan penetapan Domba Batur sebagai salah satu rumpun ternak lokal Indonesia, yang berasal dari Kabupaten Banjarnegara. Hal ini diatur melalui Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No. 2916/Kpts/OT.140/6/2011 tanggal 17 Juni 2011.

Sebagai salah satu ternak unik yang dimiliki Indonesia, domba Batur dapat dimanfaatkan sebagai pendukung pengembangan daerah wisata. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan mengenal hewan unik ini sebagai daya tarik wisatawan di kawasan Dieng. 

Pengembangan

Populasi Domba Batur di Kecamatan Batur cukup banyak. Menurut Kepala Dinas Pertanian Banjarnegara, total populasi Domba Batur per Oktober 2024 mencapai 10.300 ekor. Angka ini belum termasuk populasi di lima kecamatan lainnya yang ada di sekitar Batur. 

Domba Batur dianggap sebagai kekayaan sumber daya genetik ternak lokal di Banjarnegara yang harus dikembangkan, dilindungi, dan juga dilestarikan. Adanya festival yang telah rutin digelar bisa menarik perhatian banyak wisatawan.

Pengembangan Domba Batur disamping telah didukung dengan penetapan sebagai rumpun ternak lokal, juga didukung oleh penetapan Kabupaten Banjarnegara sebagai wilayah sumber bibit unggul melalui Keputusan Menteri Pertanian NO.353/Kpts/pk.040/6/2015.

Pengembangan Domba Batur tentunya tidak terlepas dari peran para peternak yang menjadikan domba ini bernilai tinggi. Dengan kapasitas dan kemampuan para petani melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendekatan, upaya tersebut dinilai bisa menghasilkan kualitas Domba Batur pilihan.  

Selain itu, peran masyarakat untuk selalu mendorong pertumbuhan yang dilakukan secara berkesinambungan juga penting demi mendukung upaya pelestarian dan pengembangan domba Batur sebagai warisan yang mendunia.

Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *