Jatengkita.id – Dalam rangka milad ke-16 tahun, Yayasan Mutiara Hati Semarang mengenalkan ragam budaya Indonesia dari sabang sampai merauke, bertempat di Gedung PD IBI Jawa Tengah pada Sabtu, (16/12/2023).
Pagelaran tersebut ditunjukkan pada acara milad ke-16 melalui penampilan dari siswa siswi PAUD, SD, SMP, pakaian MC acara, panitia, dan peserta.
Ani Nurtiasih selaku Ketua Panitia mengatakan, budaya yang diperkenalkan lewat penampilan siswa meliputi tari Janger dan Kecak yang berasal dari Bali, Fashion Show adat Sumatera. Selain itu, pertunjukan angklung sebagai kesenian Jawa Barat, serta nembang Gambuh dan nembang dolanan Sluku Bathok.
“Panitia acara mengenakan pakaian adat Semarangan dan peserta berbaju batik. Sedangkan MC mengenakan pakaian adat Padang dan Sulawesi, “ ujarnya.
Menurut Ani, perkenalan budaya di acara milad merupakan bentuk pelestarian budaya Indonesia dan ruang untuk mengapresiasi warisan nenek moyang yang masih dijaga dengan penuh kebanggaan.
“Dengan mengenal ragam budaya Indonesia, harapannya dapat menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada di sekitar kita,” imbuhnya.

Acara Milad yang dihadiri sekitar 600 peserta dari wali murid PAUD, SD, SMP, ustadz-ustadzah, dan tamu undangan, juga menyajikan talkshow parenting dengan tema “Keluarga Penuh Cinta untuk Generasi Qur’an”.
Dengan mengintegrasikan sesi talkshow di acara milad, Yayasan Mutiara Hati memberikan ruang yang berarti bagi peserta untuk memperoleh wawasan dan pengetahuan sekaligus menikmati ragam keindahan budaya nusantara.






