Jatengkita.id – Yoghurt telah lama menjadi bagian dari diet sehat di berbagai budaya di seluruh dunia. Kaya akan nutrisi, yoghurt tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, dengan banyaknya jenis yoghurt yang tersedia di pasaran, seperti yoghurt biasa, Greek yoghurt, dan plain yoghurt, konsumen sering kali merasa bingung tentang perbedaan di antara ketiga jenis tersebut.
Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan antara yoghurt biasa, Greek yoghurt, dan plain yoghurt. Selain itu juga akan diulas tentang proses pembuatan, kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, serta bagaimana cara terbaik untuk mengonsumsinya.
- Yoghurt Biasa
Yoghurt biasa adalah jenis yoghurt yang paling umum ditemukan dan dikonsumsi oleh banyak orang di seluruh dunia. Proses pembuatan yoghurt biasa melibatkan fermentasi susu oleh bakteri asam laktat.
Fermentasi ini mengubah laktosa (gula susu) menjadi asam laktat yang memberikan yoghurt rasa yang khas dan tekstur yang kental.
Proses Pembuatan
Yoghurt biasa atau sering disebut sebagai yoghurt konvensional, dibuat melalui fermentasi susu oleh bakteri asam laktat, yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Proses ini menghasilkan asam laktat, yang memberikan yoghurt rasa khasnya yang asam.
Setelah fermentasi selesai, yoghurt biasanya didinginkan untuk menghentikan fermentasi dan menjaga teksturnya.
Manfaat Kesehatan
Yoghurt biasa menawarkan berbagai manfaat kesehatan, seperti di bawah ini.
- Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Probiotik dalam yoghurt membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang dapat meningkatkan pencernaan dan mengurangi risiko gangguan pencernaan. - Mendukung Kesehatan Tulang
Kandungan kalsium dan vitamin D dalam yoghurt membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis. - Menjaga Kesehatan Jantung
Mengonsumsi yoghurt dapat membantu mengurangi tekanan darah dan kolesterol LDL yang baik untuk kesehatan jantung.

Cara Mengonsumsi
Yoghurt biasa bisa dinikmati langsung sebagai camilan sehat atau digunakan dalam berbagai resep, seperti smoothie, saus salad, dan pencuci mulut. Yoghurt ini juga bisa dipadukan dengan buah-buahan segar, granola, atau madu untuk menambah rasa dan tekstur.
- Greek Yoghurt
Greek yoghurt atau yoghurt Yunani adalah jenis yoghurt yang dikenal dengan teksturnya yang kental dan krimi serta rasa yang lebih kaya dibandingkan yoghurt biasa. Proses pembuatan Greek yoghurt mirip dengan yoghurt biasa. Tetapi ada satu langkah tambahan yang membuatnya berbeda, yaitu penyaringan.
Dalam proses ini, cairan yang terpisah dari dadih dihilangkan, sehingga menghasilkan yoghurt yang lebih padat dan tinggi protein.
Proses Pembuatan
Greek yoghurt, juga dikenal sebagai yoghurt strained atau yoghurt saring. Proses pembuatannya dengan cara yang mirip dengan yoghurt biasa tetapi melalui proses penyaringan tambahan untuk menghilangkan sebagian besar cairan yang mengandung laktosa.
Proses ini menghasilkan yoghurt yang lebih kental dan padat dengan kandungan protein yang lebih tinggi dan kadar karbohidrat yang lebih rendah.
Manfaat Kesehatan
Greek yoghurt menawarkan manfaat kesehatan yang mirip dengan yoghurt biasa, tetapi dengan beberapa keuntungan tambahan.
- Meningkatkan Asupan Protein
Kandungan protein yang lebih tinggi dalam Greek yoghurt membantu mendukung pertumbuhan otot, perbaikan jaringan, dan menjaga rasa kenyang lebih lama. - Rendah Karbohidrat
Dengan kadar karbohidrat yang lebih rendah, Greek yoghurt cocok untuk mereka yang mengontrol asupan karbohidrat atau mengikuti diet rendah karbohidrat. - Sumber Probiotik yang Baik
Seperti yoghurt biasa, Greek yoghurt juga mengandung probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.

Cara Mengonsumsi
Greek yoghurt sering dinikmati sebagai camilan sehat, dicampur dengan buah-buahan, madu, atau kacang-kacangan. Karena teksturnya yang kental, Greek yoghurt juga digunakan sebagai pengganti krim dalam saus, dressing, dan makanan panggang untuk menambah kelembutan dan kandungan nutrisi.
- Plain Yoghurt
Plain yoghurt adalah jenis yoghurt yang tidak mengandung tambahan rasa, gula, atau bahan lain. Yoghurt ini memiliki rasa asam yang khas dan tekstur yang lembut. Proses pembuatan plain yoghurt mirip dengan yoghurt biasa dan Greek yoghurt, namun tanpa proses penyaringan tambahan.
Plain yoghurt sering kali dianggap sebagai pilihan yang paling alami dan sehat karena tidak mengandung bahan tambahan.
Proses Pembuatan
Plain yoghurt atau yoghurt polos adalah yoghurt yang tidak mengandung tambahan perasa atau pemanis. Proses pembuatannya sama dengan yoghurt biasa, dimana susu difermentasi oleh bakteri asam laktat.
Namun, yang membedakan plain yoghurt adalah tidak adanya tambahan gula, buah, atau bahan lainnya setelah proses fermentasi.
Manfaat Kesehatan
Plain yoghurt memiliki manfaat kesehatan yang sama dengan yoghurt biasa, tetapi dengan beberapa keunggulan tambahan.
- Tanpa Tambahan Gula
Plain yoghurt tidak mengandung gula tambahan, sehingga menjadi pilihan yang lebih sehat untuk mereka yang ingin mengurangi asupan gula. - Kaya Probiotik
Seperti yoghurt lainnya, plain yoghurt mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan usus. - Lebih Serbaguna
Karena tidak ada tambahan rasa, plain yoghurt dapat digunakan dalam berbagai masakan, dari hidangan manis hingga gurih.

Cara Mengonsumsi
Plain yoghurt sangat serbaguna dan dapat digunakan dalam berbagai resep. Ini bisa dimakan langsung, dicampur dengan buah-buahan atau kacang-kacangan, atau digunakan sebagai bahan dalam smoothie, saus, sup, dan makanan panggang.
Plain yoghurt juga sering digunakan sebagai pengganti mayones atau krim dalam resep untuk menambah kelembutan dan kandungan nutrisi tanpa menambah kalori berlebih.
Perbedaan Kandungan di Yoghurt Biasa, Greek Yoghurt, dan Plain Yoghurt
Ketiga jenis yoghurt ini memiliki kandungan nutrisi yang berbeda, tergantung pada proses pembuatan dan bahan yang digunakan. Berikut adalah perbandingan kandungan nutrisi utama di antara yoghurt biasa, Greek yoghurt, dan plain yoghurt.
- Kandungan Protein
- Yoghurt Biasa
Umumnya mengandung protein lebih sedikit dibandingkan dengan Greek yoghurt. Protein dalam yoghurt biasa berkisar antara 5-7 gram per-170 gram (6 ons). - Greek Yoghurt
Mengandung protein yang jauh lebih tinggi karena proses penyaringan yang menghilangkan whey. Kandungan protein dalam Greek yoghurt bisa mencapai 15-20 gram per-170 gram (6 ons). Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk meningkatkan asupan protein. - Plain Yoghurt
Memiliki kandungan protein yang serupa dengan yoghurt biasa, berkisar antara 5-10 gram per-170 gram (6 ons) tergantung pada merek dan jenis susu yang digunakan.
- Kandungan Kalsium
- Yoghurt Biasa
Biasanya kaya akan kalsium dengan kandungan antara 15-20% dari kebutuhan harian perporsi (170 gram). - Greek Yoghurt
Meskipun masih mengandung kalsium, proses penyaringan dapat mengurangi kadar kalsium dibandingkan dengan yoghurt biasa. Kandungan kalsium dalam Greek yoghurt biasanya berkisar antara 10-15% dari kebutuhan harian perporsi. - Plain Yoghurt
Juga merupakan sumber kalsium yang baik dengan kandungan mirip dengan yoghurt biasa, yaitu sekitar 15-20% dari kebutuhan harian perporsi.
- Kandungan Lemak
- Yoghurt Biasa
Terdapat dalam berbagai varian lemak, dari rendah lemak hingga penuh lemak. Lemak dalam yoghurt bervariasi tergantung pada jenis susu yang digunakan (susu skim, susu rendah lemak, atau susu penuh). - Greek Yoghurt
Sama seperti yoghurt biasa, Greek yoghurt juga tersedia dalam varian lemak yang berbeda. Namun, Greek yoghurt sering kali lebih kental dan creamy yang bisa membuatnya terasa lebih kaya meskipun memiliki kadar lemak yang lebih rendah. - Plain Yoghurt
Juga hadir dalam berbagai jenis lemak, dari tanpa lemak hingga penuh lemak. Kandungan lemak bervariasi tergantung pada merek dan jenis susu yang digunakan.

4. Kandungan Karbohidrat dan Gula
- Yoghurt Biasa
Umumnya memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi karena mengandung lebih banyak gula tambahan, terutama pada varian rasa. Kandungan gula bisa bervariasi dari 10-20 gram perporsi (170 gram). - Greek Yoghurt
Memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang lebih rendah karena proses penyaringan yang menghilangkan sebagian besar laktosa. Kandungan gula dalam Greek yoghurt biasanya berkisar antara 5-9 gram perporsi (170 gram). - Plain Yoghurt
Memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan yoghurt biasa yang diberi rasa, tetapi bisa bervariasi. Kandungan gula biasanya sekitar 6-8 gram perporsi (170 gram), tanpa tambahan gula.
5. Kandungan Probiotik
- Yoghurt Biasa
Mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan, biasanya terdiri dari kultur bakteri seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. - Greek Yoghurt
Juga mengandung probiotik yang sama dan bahkan dapat mengandung lebih banyak jenis probiotik karena proses fermentasi dan penyaringan yang berbeda. - Plain Yoghurt
Memiliki kandungan probiotik yang baik, mirip dengan yoghurt biasa, dan dapat menawarkan manfaat kesehatan yang serupa.

Yoghurt biasa, Greek yoghurt, dan plain yoghurt masing-masing memiliki keunikan dan manfaat tersendiri. Yoghurt biasa adalah pilihan yang baik untuk camilan sehari-hari dan digunakan dalam berbagai resep masakan dan menawarkan keseimbangan nutrisi yang baik.
Greek yoghurt, dengan kandungan protein yang lebih tinggi dan tekstur yang lebih kental, ideal bagi mereka yang membutuhkan lebih banyak protein dalam diet atau mencari camilan yang lebih mengenyangkan.
Sementara itu, plain yoghurt tanpa tambahan gula dan perasa menawarkan fleksibilitas dalam berbagai penggunaan kuliner dan cocok untuk mereka yang ingin mengontrol asupan gula.
Memahami perbedaan ini dapat membantu kamu membuat pilihan yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan dan preferensi diet kamu. Terlepas dari jenis yoghurt yang kamu pilih, semua jenis ini menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan dan merupakan tambahan yang sehat untuk diet harian.
Jadi, nikmati yoghurt favoritmu dan manfaatkan kebaikan yang mereka tawarkan untuk kesehatan tubuhmu.
Rekomendasi untuk Anda : Maknyus! Ini Resep Salad Buah Sehat dan Kekinian






