MotoGP San Marino 2026: Adu Gengsi Ducati VS Aprilia

MotoGP San Marino 2026: Adu Gengsi Ducati VS Aprilia
Martin VS Marquez (Gambar: motogp.com)

Jatengkita.id – Gelaran GP San Marino 2026 di Italia pada Ahad (13/09/2026) jadi panggung pertarungan harga diri antara Ducati dengan Aprilia. Pasalnya, keduanya merupakan pabrikan asal Italia yang sama-sama dalam performa terbaik.

Ducati unggul di klasemen konstruktor dengan 412 poin, selisih dua poin dari Aprilia. Sementara pada klasemen tim, Aprilia melampaui Ducati yang notabene menurunkan dua tim satelit musim ini. Secara statistik, tim Trackhouse di bawah Aprilia menduduki peringkat ketiga klasemen.

Sedangkan dua tim satelit Ducati, yaitu VR46 Racing Team dan Gresini Racing berada di posisi lima dan enam. Sejak aturan pembekuan pengembangan motor di tahun 2025, Aprilia memang berkembang cukup signifikan.

Hasil pengembangan motor yang bagus ternyata juga sukses diimbangi dengan kualitas rider yang konsisten.

Selain rider pabrikan Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, rider tim satelit Superfile Trackhouse MotoGP Team, yaitu Raul Fernandez dan Ai Ogura juga tampil sangat mengesankan musim ini. Keempatnya pernah menyumbangkan kemenangan untuk Aprilia.

Dengan hasil yang memuaskan tersebut, Aprilia tentu menargetkan kemenangan home hero. Mereka juga tak ingin kalah dengan rivalnya yang pernah menyapu bersih kemenangan di rumah sendiri dengan pabrikan dan rider dari Italia.

GP San Marino 2026
(Gambar: motogp.com)

Beban Mahkota Bezzecchi

Menjadi rider utama di tim pabrikan yang berasal dari Italia, Bezzecchi menanggung beban ekspektasi publik. Ia lulus di tahap awal dengan menjadi polesitter. Namun di balapan sprint, ia harus finish di posisi kedua setelah gagal menghalau Marc Marquez (Ducati Lenovo Team).

Tampil menggebu-gebu di lap pertama, Bezzecchi justru melakukan kesalahan dan crash. Ia harus mengakhiri balapan padahal belum genap satu putaran. Akhirnya, Aprilia hanya menyisakan Martin dan Fernandez.

Keduanya pun kesulitan tampil agresif. Martin yang sempat memberi harapan setelah leading beberapa lap, pada akhirnya gagal bertahan dan terus disalip rider di belakangnya.

Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) dan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut. Sampai finish, Martin hanya mampu bertahan di posisi lima. Sementara itu, Fernandez menyusul di belakangnya di posisi keenam.

Untuk posisi lima besar di GP San Marino 2026, Ducati sukses mendominasi dengan posisi satu, dua, dan empat. Mereka adalah dua bersaudara Marquez dan Fermin Aldeguer (BK8 Gresini racing MotoGP). Sementara posisi tiga diamankan oleh Acosta yang juga tampil all out.

Duo Kebanggaan Italia yang Sama-Sama Crash

Selain Bezzecchi, penonton tuan rumah kembali menelan kecewa setelah rider jagoan lainnya, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) juga crash. Ia terjatuh di lap keenam saat berada di posisi sembilan. Bagnaia sendiri start dari posisi 15 dan terus mencoba merangkak ke atas.

Peristiwa di atas semakin menipiskan harapan penonton Italia akan kemenangan home hero. Namun dari sisi jalannya balapan, lomba berlangsung cukup seru. Duel sengit antara Martin dengan Acosta dan kepungan Ducati lainnya cukup memacu adrenalin.

Penonton bersorak dan beruntungnya tidak terjadi drama yang cukup berarti. Dengan hasil GP San Marino 2026 ini, Marquez untuk pertama berhasil memimpin klasemen dengan raihan 274 poin.

Sementara Martin dan Bezzecchi masing-masing turun ke peringkat 2 dan 3. Seri ke-15 MotoGP selanjutnya akan digelar di Austria pada tanggal 18-20 September.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *