Jatengkita.id – Nusantara tak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga menyimpan jejak sejarah yang terekam dalam bangunan tua Indonesia. Gedung-gedung bersejarah ini bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi destinasi wisata populer, terutama di era media sosial.
Arsitektur unik, nilai sejarah, hingga kisah yang menyelimutinya menjadikan bangunan tua di Indonesia semakin menarik untuk dikunjungi sekaligus diabadikan dalam foto. Berikut sepuluh bangunan tua di Indonesia yang sarat cerita dan sangat instagramable.
Ikon kota Semarang ini dibangun sebagai kantor NIS (Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij). Namanya berarti “seribu pintu” karena memiliki banyak jendela dan pintu besar.
Lawang Sewu kini menjadi destinasi wisata sejarah yang ramai pengunjung dan sangat fotogenik dengan gaya arsitektur kolonial Belanda.
- Kota Tua – Jakarta
Kawasan Kota Tua Jakarta menyimpan bangunan bersejarah peninggalan VOC, seperti Museum Fatahillah, Café Batavia, hingga jembatan kota tua. Suasananya menghadirkan nuansa klasik Eropa abad ke-17, menjadikannya spot favorit wisatawan dan fotografer untuk hunting foto vintage.
- Benteng Vredeburg – Yogyakarta

Berlokasi di depan Gedung Agung, benteng ini didirikan Belanda pada abad ke-18. Dahulu digunakan sebagai markas militer, kini menjadi museum sejarah perjuangan bangsa. Dinding tebal, lorong klasik, dan halaman yang luas menjadikannya latar foto yang estetik.
- Istana Maimun – Medan, Sumatra Utara
Istana megah peninggalan Kesultanan Deli ini berdiri sejak 1888. Arsitekturnya memadukan gaya Melayu, India, hingga Eropa. Interiornya yang kaya warna dan ukiran indah menjadikan Istana Maimun sebagai destinasi budaya sekaligus spot foto yang ikonik di Medan.
- Gedung Sate – Bandung, Jawa Barat
Dibangun tahun 1920-an, Gedung Sate merupakan salah satu ikon arsitektur Belanda di Indonesia. Disebut demikian karena hiasan mirip tusuk sate di puncak menaranya. Kini, gedung ini menjadi kantor gubernur Jawa Barat dan juga lokasi favorit untuk berfoto dengan latar bangunan putih bergaya klasik.
- Klenteng Sam Poo Kong – Semarang, Jawa Tengah
Klenteng ini menjadi saksi perjalanan Laksamana Cheng Ho yang singgah di Semarang. Bangunannya megah dengan dominasi warna merah dan arsitektur Tiongkok klasik. Selain sarat nilai sejarah, klenteng ini juga menjadi spot foto ikonik yang memikat wisatawan lokal maupun mancanegara.
- Masjid Raya Baiturrahman – Banda Aceh

Dibangun pada masa Kesultanan Aceh dan direnovasi saat masa kolonial Belanda, masjid ini menjadi simbol kekuatan masyarakat Aceh. Kubah hitam besar dan menara megahnya membuat masjid ini terlihat begitu fotogenik, apalagi ketika malam hari dengan pencahayaan indah.
Sebagai warisan dunia UNESCO, Borobudur adalah candi Buddha terbesar di dunia. Dibangun pada abad ke-8, candi ini tak hanya sarat makna spiritual, tetapi juga menjadi lokasi sunrise yang menakjubkan. Spot stupa di puncak candi selalu menjadi favorit wisatawan untuk berfoto.
Dikenal sebagai “Tiongkok Kecil di Jawa,” Lasem memiliki bangunan rumah-rumah tua bergaya arsitektur Tiongkok dan kolonial. Setiap sudut jalannya menghadirkan nuansa klasik, menjadikannya destinasi fotografi yang sangat instagramable dan penuh cerita akulturasi budaya.
- Museum Taman Sari – Yogyakarta
Taman Sari dulunya merupakan taman kerajaan sekaligus benteng pertahanan Kesultanan Yogyakarta. Lorong bawah tanah, sumur gumuling, hingga kolam pemandian putri keraton kini menjadi lokasi favorit wisatawan untuk hunting foto unik dengan nuansa misterius.
Bangunan tua di Indonesia bukan hanya saksi bisu sejarah, tetapi juga karya seni arsitektur yang menawan. Kini, di era digital, keberadaan bangunan-bangunan bersejarah ini semakin dihargai karena mampu menghadirkan pengalaman wisata yang edukatif sekaligus estetik.
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






