Jatengkita.id – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah tidak hanya dikenal sebagai kota religius dan pusat industri kretek, tetapi juga menyimpan banyak destinasi wisata alam Kudus yang membuat fisik dan jiwa kita lebih tenang setelah bergelut dengan pekerjaan maupun rutinitas.
Berada di lereng Gunung Muria, Kudus memiliki udara yang cukup sejuk, pemandangan hijau, serta berbagai air terjun dan perbukitan yang cocok untuk melepas penat dari rutinitas. Berikut beberapa rekomendasi wisata alam Kudus yang menarik untuk dikunjungi.
-
Air Terjun Gambir Kaliyetno
Destinasi ini menawarkan suasana alam yang masih asri dan menenangkan. Air Terjun Gambir Kaliyetno menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam jauh dari keramaian.
Dikelilingi pepohonan hijau dan udara pegunungan yang sejuk, tempat ini menghadirkan suasana yang sangat cocok untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Air Terjun Gambir Kaliyetno berada di wilayah pegunungan yang masih termasuk kawasan lereng Gunung Muria di Kabupaten Kudus.
Untuk mencapai lokasi, wisatawan biasanya harus melalui perjalanan menuju daerah wisata pegunungan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalur setapak.
Meski membutuhkan sedikit usaha untuk mencapainya, perjalanan menuju air terjun justru menjadi pengalaman tersendiri. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam pegunungan, perkebunan warga, serta udara yang segar.
Destinasi ini berlokasi di Area Kebun, Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dengan jam operasionalnya dari jam 06.00 sampai 17.00 WIB.
Harga tiket masuk ke Air Terjun Gambir Kaliyetno tergolong sangat terjangkau, biasanya berkisar sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang tergantung kebijakan pengelola setempat. Dengan biaya yang relatif murah, pengunjung sudah dapat menikmati keindahan alam yang menenangkan.
-
Air Terjun Montel
Air Terjun Montel merupakan salah satu destinasi wisata alam populer di Kudus. Destinasi ini berada di kawasan wisata Colo, tepatnya di lereng Gunung Muria. Memiliki ketinggian sekitar 50 meter, Air Terjun Montel menawarkan pemandangan air yang jatuh deras di tengah hutan yang masih asri.
Pengunjung akan disambut dengan udara sejuk dan suara gemericik air yang menenangkan. Terletak di sebelah utara makam Sunan Muria, objek wisata Air Terjun Montel dapat ditemukan dengan jalan kaki kira-kira 1.5 kilometer dari Graha Muria melalui jalan setapak melewati perkebunan kopi dan dikelilingi pepohonan.
Air Terjun Montel berlokasi di kawasan Muria, Area Hutan, Japan, Dawe, Kudus. Hanya berjarak 19-22 Kilometer dari Alun-alun kota Kudus. Untuk Harga tiket masuknya berkisar sekitar Rp10.000 per orang.

-
Kali Cengkal Rahtawu
Berada di kawasan Desa Rahtawu, tempat ini menawarkan keindahan sungai pegunungan dengan air yang jernih dan suasana alam yang masih sangat asri. Kali Cengkal menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang tenang di lereng Gunung Muria.
Aliran sungainya berasal dari sumber mata air pegunungan, sehingga airnya terasa sangat segar dan bersih. Bebatuan besar yang tersebar di sepanjang aliran sungai menambah keindahan panorama sekaligus menjadi tempat duduk alami bagi para pengunjung.
Salah satu daya tarik utama Kali Cengkal adalah suasananya yang masih alami. Pepohonan hijau yang tumbuh di sekitar sungai menciptakan udara yang sejuk dan menenangkan. Banyak pengunjung datang untuk sekedar bermain air, berfoto, hingga menikmati piknik kecil bersama keluarga atau teman
Lokasi Kali Cengkal berada di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Kudus. Akses jalannya sudah cukup baik sehingga dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Untuk menikmati keindahan Kali Cengkal, pengunjung biasanya hanya perlu membayar biaya parkir atau tiket masuk yang relatif terjangkau.
-
Bukit Puteran
Bukit Puteran merupakan destinasi wisata alam yang cocok untuk menikmati pemandangan dari ketinggian. Dari puncak bukit, pengunjung bisa melihat panorama perbukitan serta hamparan hijau yang memanjakan mata.
Tempat ini juga sering dijadikan lokasi berfoto karena memiliki spot pemandangan yang menarik, terutama saat matahari terbit maupun terbenam. Udara yang sejuk membuat Bukit Puteran menjadi pilihan tepat untuk melepas penat sambil menikmati keindahan alam.
Suasana yang masih relatif tenang juga menjadi nilai lebih dari tempat ini. Tidak seramai destinasi wisata besar lainnya, Bukit Puteran cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan alam sambil bersantai bersama teman maupun keluarga.
Jarak Bukit Puteran dari pusat Kota Kudus sekitar 20 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 40–50 menit perjalanan menggunakan kendaraan. Akses menuju lokasi sudah cukup baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Jam operasional destinasi ini juga 24 jam, karena terbuka untuk pengunjung yang ingin berkemah. Namun, pastikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban karena akses ke tempat ini juga melalui pemukiman warga.
Untuk harga tiket masuk ke destinasi gratis. Pengunjung hanya perlu membayar parkir sebesar Rp.5.000 untuk yang tidak menginap dan Rp.10.000 untuk yang menginap.
Terdapat juga penyewaan tenda bagi pengunjung yang mau berkemah dengan biaya Rp.50.000,-/malam dan biaya untuk berkemahnya sendiri adalah Rp.7.000. Kapasitas maksimal per tenda adalah 4 orang dan jumlah tendanya hanya 20 buah.
Baca juga: Dari Akulturasi Budaya hingga SDM Global: Strategi Kudus Bangun Industri dan Pendidikan






